Sebuah Langit : Un ciel élevé au ciel…

Minadzulumati Ilan Nur : Dari Kegelapan Menuju Cahaya

 

Sebuah langit

Takdir yang tidak pernah ada yang bisa menduga

Menyibak kelam senja putus asa

Berkelana mencari langit untuk mencapai langit

Seperti secercah cahaya yang menembus badai

Menuntun kapal yang gentar karena ombak

Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (berlayar) di lautan. Sehingga apabila kamu berada di dalam bahtera, dan meluncurlah bahtera itu membawa orang-orang yang ada di dalamnya dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya, datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepadaNya semata-mata. (Mereka berkata): Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur.” (Yunus : 10)

Jurang-jurang yang terpancang di bawah langit

Menunggu kelam manusia merangkak dalam kegelapan

” …Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur.”

” Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikatNya (memohonkan ampunan untuknya), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.” (Al Ahzab : 43) 

“…Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?”

Sebuah Langit…

A Sky brings up to Heaven…

Un ciel élevé au ciel…

Cikupa, 19th July 2017
Dion Bagus Nugraha B.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s